Begini Sobat Cara Merawat Iguana Forest Dragon

Forest Dragon atau dapat juga disebut bunglon kuping, hewan ini memiliki ciri khas unik yakni berubah warna menjadi lebih gelap ataupun hitam ketika sedang marah, stess, ataupun suhu relatif dingin dan kedua sisi kepalanya ada tonjolan menyerupai kuping. Forest dragon ini umumnya berwarna cokelat, hijau, atau hijau dengan corak orange.

Kebanyakan orang bilang memelihara Forest Dragon sedikit susah - susah gampang dikarenakan hewan ini butuh perawatan ekstra. Di alam aslinya Forest Dragon hidup selalu dekat dengan air yg mengalir seperti sungai, itulah mengapa kita harus menaruh tempat air dan pump di kandangnya.


Cara merawat forest dragon yang perlu kamu ketahui sebagai berikut :

1. Forest dragon merupakan hewan berdarah dingin

Semua hewan berdarah dingin menyesuaikan suhu tubuh mereka dengan suhu sekitarnya. Perihal ini membuat semua bangsa hewan berdarah dingin (termasuk forest dragon) sangat rentan dengan fluktuasi suhu. Akan tetapi, forest dragon amat rentan dengan suhu tinggi. Mereka sangat gampang stress bila suhu kandang sudah mulai lebih dari 36, 5 derajat celcius serta kurang dari 18 derajat celcius. Untuk penuhi kebutuhan akan stabilitas suhu udara dalam kandang, hendaknya pasang termometer udara dalam kandang. Jaga supaya suhu dalam kandang senantiasa stabil. Maka dari itu, kamu hendaknya tidak menjemur Forest Dragon.


2. Kandang forest dragon dapat berupa terrarium ataupun akuarium berdimensi sesuai dengan besarnya forest dragon yang dipelihara di dalamnya

Kamu dapat menempatkan ranting bercabang di dalam kandang forest dragon kamu sebagai tempatnya bertengger. Kelembaban kandang hendaknya dijaga, dan sebenarnya inilah yang sulit, yaitu menjaga supaya suhu kandang tidak kurang dari 18 derajat celcius, tidak lebih dari 36, 5 derajat celcius, serta memiliki kelembaban yang cukup.

Pecinta forest dragon di Australia dan ditempat lainnya banyak menyemprotkan air ke dalam kandang forest dragon 2 sampai 3 kali sehari sepanjang musim panas, tetapi tampaknya hal ini tidak perlu kita lakukan jika suhu kandang senantiasa terjaga. Kamu cukup menyemprot kandang dengan spray sebanyak sekali di siang hari jika suhu cukup panas. Supaya uap dari sisa penyemprotan bisa keluar dengan mudah, hendaknya setelah disemprot kandang forest dragon dibiarkan terbuka selama 5 menit setelahnya.


3. Forest dragon dapat berubah warna tergantung suhu

Apabila suhu kandang terlalu panas, biasanya warna kulit forest dragon akan makin gelap (hitam). Warna kulit ini pula bisa menjadi indikasi untuk kamu.


4. Hindari suara keras, berisik, dan mengagetkan

Seperti kebanyakan reptil lain, forest dragon menyukai suasana tenang. Suara yang terlalu bising ataupun mengagetkan akan membuat mereka stress.


5. Makanan forest dragon

Makanan forest dragon yaitu jangkrik, ulat hongkong, kecoa madagaskar, serta pinkies (bayi tikus putih). Forest dragon bisa diberi makan 3 kali sehari. Untuk minumnya, kamu bisa menitikkan tetes air dekat mulutnya pagi dan sore hari.

Forest dragon tidak seperti salvator yang mengejar mangsanya. Mereka lebih kerap diam dan menunggu mangsa mendekat. Jadi, kamu cukup 'mencemplungkan' ataupun menaruh makanan hidup di dalam kandang dan kemudian tinggalkan. Biarkan forest dragon kamu makan sendiri.


6. Tempat Tinggal

Forest dragon merupakan hewan territorial. Mereka memiliki daerah kekuasaannya sendiri-sendiri. Jadi, sebaiknya, satu terrarium ataupun satu kandang cuma dihuni oleh satu forest dragon. 

No comments for "Begini Sobat Cara Merawat Iguana Forest Dragon"

Berlangganan via Email