Apa Fungsi Shutter Speed dan Apa Kegunanya pada Camera Skip to main content

Apa Fungsi Shutter Speed dan Apa Kegunanya pada Camera

Shutter speed atau bila ditranslate ke bahasa Indonesia adalah kecepatan rana, adalah salah satu komponen pembentuk segitiga eksposure, Shutter speed mengacu pada se berapa lama shutter pada sebuah camera terbuka, serta mengizinkan cahaya mengenai sensor.

Jadi semakin cepat shutter speed yang anda pilih, maka semakin cepat pula dan semakin sedikit cahaya yang mengenai sensor camera, hal tersebut lah yang mengakibatkan di area yang gelap serta anda di haruskan menggunakan shutter speed yang cepat, dapat mengakibatkan hasil photo berubah menjadi gelap atau under eksposure.

Hal demikian sebaliknya berlaku disaat anda memakai shutter speed lambat atau slow speed, jadi cahaya yang mengenai sensor akan semakin banyak, lantaran shutter speed terbuka dalam tempo yang lebih lama.

Shutter speed yang lamban akan mengakibatkan foto yang dibuat akan lebih jelas (bila kelamaan bisa over eksposure), akan tetapi efek yang sangat berarti pada umumnya adalah dari shutter speed yang diambil kelamaan ialah foto yang kita ambil sangat mudah blur sebab getaran tangan kita.

Baca Juga :: Mendalami Aperture Saat Memphoto dan Apa Efeknya Dalam Photo Anda

Kenapa semacam itu bisa terjadi? Sebab sehebat apa pun anda, Anda takan dapat menggenggam camera tanpa bergetar atau bergoyang, yah terkecuali tangan anda sudah tidak dapat digerak-gerakkan.

Berdasarkan kenyataan itu karena itu lahirlah teori tentang shutter speed yang baik supaya saat kita mengambil atau memotret foto memakai tangan (bahasa kerennya handheld) foto tersebut masih tajam serta tidak blur.

Supaya foto tidak blur maka kita mesti mempertimbangkan shutter speed 1 per panjang focal lensa yg kita pakai (1/focal length).

Jadi contohnya kita memakai lensa 50 mm, maka shutter speed yg baik ialah 1/50s, tetapi sayangnya rumus itu hanya berlaku bila kita memakai camera full frame, bila kita memakai camera APSC yang terkena crop factor maka nilai shutter speed itu beralih.

Untuk Nikon crop factor camera APSCnya ialah 1.5x panjang focal lensa, sedangkan untuk APSC Canon nilai crop factornya ialah 1.6x panjang focal lensa. Jadi untuk lensa 50mm, shutter speed bagusnya ialah 1.5 x 50 = 75mm
atau 1/75s. Jadi supaya saat kita memphoto memakai tangan serta fotonya tidak blur kita mesti memakai shutter speed minimum sebesar 1/75s.

Berikut Fungsi Kala kita Memakai Shutter Speed baik dengan Kecepatan Tinggi (High Speed) dan Kecepatan Rendah (Slow Speed) :

Dengan kecepatan tinggi kita dapat membekukan pergerakan, apakah tujuannya membekukan pergerakan? Saat kita memastikan shutter speed yang tinggi, atau pada beberapa perkara shutter speed bisa cepat sekali, jadi pergerakan objek itu dapat seolah-olah berhenti atau beku (motion freeze), misalnya saat kita memphoto orang lari dengan kecepatan 1/1000s jadi di photo yang kita hasilkan kita dapat melihat pergerakan orang itu berhenti, atau seakan diam.

Fungsi Shutter Speed dan Apa Kegunanya

Gambar Foto lumba lumba di atas di ambil dalam saat lumba lumba melompat dari air ke atas permukaan air.

Untuk dapat membekukan pergerakan lumba lumba sehingga berada tepat di atas permukaan air itu memerlukan shutter speed 1/250s.

Photo itu dapat memberikan gambaran pada kita jika dengan shutter speed yang cukuplah, kita dapat menangkap gerakan objek yang kita photo.

Demikian sebaliknya apabila kita memakai shutter speed rendah, jadi manfaatnya ialah kita dapat menghasilkan jejak sinar atau light trails saat kita memphoto jalan raya atau lalulintas pada malam hari.

Baca Juga :: Mengerti Exposure Dalam Memfoto Suatu Objek

Sebab shutter speed membuka dalam tempo lama, cahaya lampu yang dibuat oleh kendaraan yang melalui akan membuat garis sinar.
shutter speed lamban, dapat sampai 10-15 detik

Untuk dapat memperoleh photo dengan garis sinar semacam ini, saya memakai shutter speed lamban, dapat sampai 10-15 detik, yang bila di camera akan tampak 15″, agar bagian photo yang lain masih tajam serta tidak blur, kita mesti memakai tripod untuk menyokong camera.

Janganlah lupa juga untuk memanfaatkan timer atau kabel shutter release supaya camera tidak bergoyang pada saat kita menekan tombol shutter.

Demikian keterangan simpel mengenai shutter speed serta manfaat dan pengaruhnya. Simak juga pemahaman eksposure supaya lebih jelas hubungannya dengan shutter speed.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar