5 Hal yang Butuh Kamu Lihat Waktu Mengkritik Pasangan, Agar Tidak Menyentuh Perasaan Skip to main content

5 Hal yang Butuh Kamu Lihat Waktu Mengkritik Pasangan, Agar Tidak Menyentuh Perasaan

Sesayang-sayangnya kamu dengan pasangan, tetap harus akan ada waktu kamu terasa berat hati waktu mesti mengkritik suatu dari ia yang mungkin dapat menyentuh perasaan serta menyakiti hatinya. Kamu juga sadar jika manusia memang tidak ada yang sempurna, tetapi apakah kelirunya jika kita mencoba jadi yang lebih baik. Pada saat masih tetap dapat dikerjakan, mengapa tidak? Kamu dan dia juga masih tetap saling perlu melakukan perbaikan diri supaya hubungan dapat berjalan sebaik-baiknya.
Hal yang Butuh Kamu Lihat Waktu Mengkritik Pasangan, Agar Tidak Menyentuh Perasaan

Baik kamu maupun ia juga bakal susah lihat kekeliruan sendiri jika tidak orang yang lain yang memandangnya. Itulah mengapa dalam tiap-tiap hubungan perlu masukan menjadi bentuk evaluasi. Jika kamu juga tidak mau dikritik, bagaimana akan tahu apakah yang nyatanya salah dari dirimu? Begitupun pasanganmu. Agar kamu tidak terasa berat hati waktu ingin mengkritik pasangan, coba lihat 5 perihal ini saat mengkritik pasangan supaya tidak menyentuh perasaan.

1. Sebelum mengkritik ia, kamu harus juga mengintropeksi diri pribadi. Agar dirimu juga tahu kekurangan atau salahmu

Semut di sebrang lautan terlihat, gajah di pelupuk mata tidak terlihat. Keselahan orang yang lain kamu dapat simak, tetapi kesalahanmu sendiri tidak kamu sadari. Jelas dong, kamu butuh sadar diri sebelum mengkritik pasanganmu. Apa yang kamu kerjakan sampai kini telah benar? Apa kamu telah lebih baik darinya?

Baca Juga :: 10 Cara Menghadapi Pacar yang Kasar serta Pemarah

Mencari sebabnya ikut mengapa ia dapat lakukan suatu hal yang membuat kamu ingin sekali ajukan memprotes padanya, bukan tidak mungkin jika semua yang berlangsung memang sebab sikapmu sendiri. Mengintropeksi diri sebelum mengkritik ia ialah langkah awal yang perlu kamu aplikasikan sebab hal tersebut akan menahan permasalahan yang semakin besar nanti

2. Kamu juga mesti menyamakan pujian serta masukan supaya penyempaiannya lebih enak di hati, dan tidak berkesan dianya tetap salah dimatamu ini

Semestinya dahulukan pujian sebelum mengkritik sikapnya, penyampaiannya akan berasa lebih enak kan? Hal tersebut tidak akan membuat dianya terasa jelek, sebab kamu ikut mengemukakan apakah yang jadi keunggulannya. Kadang basa-basi itu butuh daripada langsung mempersalahkan.

Memberikannya pujian akan membuat kamu lebih gampang menggiring ia untuk dapat mengerti apakah yang kamu berikan. Jika dapat, menawarkan pertolongan untuk membuat beralih bertambah baik. Coba pikirkan jika kamu langsung mengkritik ia tanpa memikirkan perasaannya? Bukan tidak mungkin jika ia jadi tersinggung serta permasalahan makin besar.


3. Lihat sikon waktu ingin mengkritik, dengan demikian ia dapat terima kritikmu serta tidak terasa terpojokan

Meskipun kamu miliki segudang omongan yang perlu kamu sampaikan pada pasanganmu, semestinya kamu lihat dahulu kondisi dan situasi waktu kamu ingin mengemukakan protesmu itu. Jangan pernah salah timing, serta menjelaskannya pada saat situasi hatinya tengah tidak baik.

Bisa saja justru makin mengakibatkan kerusakan mood pasangan serta membuat malas mendengar semua yang kamu jelaskan atau bahkan juga terasa begitu terpojokan dengan apakah yang kamu jelaskan, walau sebenarnya kamu tidak punya niat semacam itu. Mencari waktu serta tempat yang aman untuk bicara dari dalam hati ke hati untuk dapat masih mengawasi perasaannya.

4. Janganlah beranggapan semaumu sendiri, tetapi coba lihat ikut realitanya, agar tidak terkesan cuma mempersalahkan dianya

Permasalahan yang dipendam lama akan memunculkan anggapan yang tidak baik tanpa kejelasan, karena itu kenapa kamu butuh mengulas di waktu yang pas sebelum anggapan jelek yang kamu buat-buat sendiri memengaruhi pikiranmu. Mengatur style bicaramu serta masih tenang, supaya tidak membuat ia seolah sangat dosa di tempat ini.

Sebelum kamu menghakimi kesalahannya serta beranggapan negatif, ingat kembali kebaikan yang sempat ia kerjakan untukmu. Sekurang-kurangnya ia masih tetap miliki bagian positif dari ia yang dapat kamu buat jadi bahan pertimbangan sebelum melemparkan satu masukan. Ia ialah orang yang kamu pilih untuk isi hatimu, pastinya kamu miliki alasan sendiri mengapa kamu memilihnya. Ingat kembali hal tersebut, agar emosimu menyusut.

Baca Juga :: 11 Prilaku Kebiasaan Orang Sukses yang Memiliki Kesamaan

5. Sesudah kamu senang mengemukakan apakah yang kamu pikir, berikan ia waktu untuk menuturkan versi pemikirannya

Tidak cuma diseimbangkan dengan pujian, tetapi kamu ikut butuh mempersiapkan pendapat yang baik mengenai bagaimana ia mesti mengubah kejelekannya yang tidak dapat dilewatkan itu. Sesudah kamu senang bicara, giliran kesempatannya bicara. Dengarkan penuturannya, mengapa ia dapat lakukan perihal yang mengganggumu.

Dari responnya, kamu juga jadi memahami seperti apakah keadaan yang tengah ia hadapi serta hal tersebut dapat jadi fasilitas untukmu supaya bisa memahaminya lebih dalam. Dengarkan faktanya, membuat ia terasa dihargai.

Mengkritik orang yang kita cintai memang tidak gampang, perlu keberanian serta taktik ini-itu supaya perasaannya masih terbangun serta masukan yang kita beri dapat berefek baik untuk dia. Bukan justru jadi bumerang untuk hubungan sendiri. Jika langkah yang kamu kerjakan telah benar, kelak ikut ia memahami apakah dan bagaimana mesti mengubah kejelekannya. Sekurang-kurangnya dari masukan yang baik, membantunya untuk berkembang.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar